Recent Comments

Merenungi Sebuah Arti Kehidupan 22 September 2009

Semestinya aku semakin tegar... Dengan susah hidup yang di kadokan padaku.

Misteri Hidupku wawan si kiyai mbeling 21 Oktober 2010

Wahai Alam Semesta…., Jagad Raya…, Bapa Angkasa…., Bumi Pertiwi.

Holiday in Sarangan 12 Juni 2012

Berjalan berteman bayangan ragawi

Anak Perantauan 30 Juni 2012

Aku seorang anak perantauan.

Mawar Merahku 21 Desember 2014

Ini adalah jawaban tentang semua pertanyaanmu.

Friday, 6 May 2016

PENANGKAPAN




Pada Pasal 1 butir 20 dijelaskan, “Penangkapan adalah suatu tindakan Penyidik berupa pengekangan sementara waktu kebebasan tersangka atau terdakwa apabila terdapat cukup bukti guna kepentingan penyidikan atau penuntutan dan atau peradilan dalam hal serta menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini”.

Dari pasal tersebut, pengertian “PENANGKAPAN” tiada lain daripada “pengekangan sementara waktu ”kebebasan tersangka/terdakwa", guna kepentingan penyidikan atau penuntutan. Akan tetapi harus dilakukan menurut cara-cara yang telah ditentukan dalam KUHAP (Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana). Untuk itu KUHAP dalam Bab V Bagian Kesatu, Pasal 16 sampai dengan Pasal !9 telah mengatur ketentuan tata cara tindakan “penangkapan”.




Di dalam Pasal 17 KUHAP disebutkan tentang alasan “penangkapan” yaitu :

          1. Seorang tersangka diduga keras melakukan tindak pidana ;

          2. Dan dugaan yang kuat itu didasarkan pada bukti permulaan yang cukup.

Yang dimaksud dengan “bukti permulaan yang cukup” menurut penjelasan Pasal 17 KUHAP yaitu bukti permulaan “untuk menduga” adanya tindak pidana sesuai dengan bunyi Pasal 1 butir 14. Selanjutnya penjelasan Pasal 17 KUHAP menyatakan : “Pasal ini menunjukkan bahwa perintah Penangkapan tidak dapat dilakukan dengan sewenang-wenang, tetapi ditujukan kepada mereka yang betul-betul melakukan tindak pidana”.



Kita percaya, jika Pasal 17 ini dijadikan landasan oleh penyidik dengan sungguh-sungguh, maka dapat diharapkan suasana penegakan hukum yang lebih obyektif. Tangan-tangan penyidik tidak lagi seringan itu saat melakukan penangkapan. Sebab jika ditelaah pengertian bukti permulaan yang cukup, pengertiannya hamper serupa dengan apa yang dirumuskan dalam Pasal 183, yakni harus berdasarkan prinsip “batas minimal pembuktian” yang terdiri sekurang-kurangnya dua alat bukti, bisa terdiri dari dua orang saksi atau satu saksi ditambah alat bukti lain. Dengan pembahasan yang lebih ketat daripada yang dulu diatur dalam HIR, suasana penyidikan tidak lagi main tangkap dulu, baru nanti dipikirkan pembuktian. Metode kerja Penyidik menurut KUHAP harus dibalik, lakukan penyelidikan yang cermat dengan tehnik dan taktis investigasi yang mampu mengumpulkan bukti. Setelah cukup bukti, baru dilakukan pemeriksaan penyidikan  atau penangkapan dan penahanan.

Syarat lain untuk melakukan penangkapan adalah harus didasarkan untuk kepentingan “penyelidikan” atau “penyidikan” sebagimana diatur dalam Pasal 16 KUHAP. Oleh Karena itu “penangkapan” juga dimaksudkan untuk kepentingan “penyelidikan”, mesti tetap ditegakkan prinsip : harus ada dugaan keras terhadap tersangka sebagai pelaku tindak pidananya, serta harus didahului dengan adanya bukti permulaan yang cukup. Juga penting untuk diingat, supaya alasan untuk kepentingan penyelidikan dan kepentingan penyidikan jangan diselewengkan untuk maksud lain di luar kepentingan penyelidikan dan penyidikan

Mengobati Rasa Gelisah


Ketika kita sedang merasa gelisah resah sempit terhimpit

Titik paling nyaman adalah ketika diatas sajadah..

Berbicara tanpa ada yang tersembunyi,

Lalu sujud meminta ampunan dan petunjuk..

Saat itu pula Allah sedang memeluk kita erat..

dan berkata

"sabarlah sayang,,aku percaya kamu mampu,tidak ada ujian yang ada diluar batas mampumu,sesungguhnya banyak yang lebih berat dari ini,dan kamu adalah orang yang beruntung"

Subhanallah

Allahumma, la ilaha illa anta. Subhanaka, inni kuntu minazzhalimin
“ya Allah, tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sungguh aku ini termasuk orang-orang yang zalim”

Berhentilah mengeluh,dan bersyukurlah


Jadilah Sebaik Yang Kau Bisa


KENAPA ORANG BAIK SERING TERSAKITI?

Mungkin karena orang baik selalu mendahulukan orang lain. Dalam semesta kebahagiaannya, ia tidak menyediakan untuk dirinya sendiri, kecuali hanya sedikit.

KENAPA ORANG BAIK SERING TERTIPU?

Mungkin karena orang baik selalu memandang orang lain tulus seperti dirinya. Ia tidak menyisakan sedikitpun prasangka bahwa orang yang ia pandang penyayang mampu mengkhianatinya

KENAPA ORANG BAIK SERING DI HINA?

Mungkin karena orang baik tak pernah diberi kesempatan membela dirinya. Ia hanya harus menerima, meski bukan ia yang memulai perkara.

KENAPA ORANG BAIK SERING MENETESKAN AIR MATA?

Mungkin karena orang baik tidak ingin membagi kesedihan. Ia terbiasa mengobati sendiri lukanya, Dan percaya bahwa suatu masa Allah akan mengganti kesedihannya dengan kebahagiaan.

TAPI,

KENAPA ORANG BAIK TAK PERNAH MEMBENCI YANG MELUKAINYA?

Mungkin karena orang baik selalu memandang bahwa di atas semua, Allah-lah hakikatnya. Jika Allah yang mengarahkan gerak gerik hidupnya, bagaiman ia akan mendebat kehendak-Nya.
Itulah sebabnya orang orang baik tidak memiliki dendam dalam kehidupannya.
Semoga Allah terus memudahkan & menguatkan kita semua dan anak keturunan kita, menjadi orang orang yang baik. Yang terus tekun belajar berbagi kebaikan dan mencoba menyinari semesta disekitar walaupun baru mampu dengan cahaya yang kecil sekalipun.

FILSAFAT TIONGHOA


FILSAFAT TIONGHOA

Gunung memiliki ketinggian masing-masing
Air memiliki kedalaman masing-masing
Tidaklah perlu saling membandingkan, karena setiap orang juga punya kelebihan masing-masing.
Angin memiliki sifat yg bebas,
Awan memiliki kelembutan Tidaklah perlu kita meniru, setiap orang juga memiliki sifat masing-masing.

=>Raihlah apa yg kita anggap bisa membawa kebahagiaan
=>Jagalah apa yg kita anggap pantas.
=>Hargailah apa yg kita anggap suatu keberuntungan
=>Ikuti kata hati, agar tidak ada penyesalan dalam hidup.

Manusia punya 1 jalan :
=>Jalanilah jalan sendiri

Manusia punya 2 mustika : Tubuh sehat
=>Suasana hati baik

Manusia punya 4 penderitaan hidup :
=>tidak melihat kebenaran,
=>tidak bisa merelakan,
=>tidak mau kalah,
=>tidak bersedia melepaskan.

Manusia punya 5 kalimat hidup :
=>walau susah tetap berusaha,
=>walau sudah baik, tetap harus bersahaja,
=>walau serba kurang juga harus percaya diri,
=>walau berkelebihan juga harus hemat,
=>walau kedinginan, hati harus tetap hangat.

Manusia punya 6 kekayaan hidup :
=>tubuh
=>pengetahuan
=>impian
=>keyakinan
=>percaya diri
=>tekad juang

Saat kita menanam padi, rumput ikut tumbuh, tapi saat kita menanam rumput tidak pernah tumbuh padi.
Dalam melakukan kebaikan, kadang-kadang hal yg buruk turut menyertai.
Tapi saat melakukan keburukan, tidak ada kebaikan bersamanya.
Kembangkan terus perbuatan baik dan kebajikan dalam kehidupan kita

Tuesday, 3 May 2016

Ngalamatake kedut


Ngalamat kedut

Lamun keduten :

1. Sarnaduning awak kabeh, arep ndeleng kaendahan.
2. Sirah, arep oleh dahulate ratu.
3. Embun - embunan, arep dadi mantri.
4. Bathuk tengen, arep oleh arta.
5. Bathuk kiwa, arep nemu suka.
6. Alis tengen, arep olih arta.
7. Alis kiwa, arep ketemu kekasihe.
8. Tlapukan mripat tengen nduwur, arep oleh arta.
9. Tlapukan mripat tengen ngisor, arep nemu kasusahan.
10. Tlapukan mripat kiwa ndhuwur, arep oleh kabecikan.
11. Tlapukan mripat kiwa ngisor, arep nangis.
12. Tadhahluh tengen, arep nangis.
13. Tadhahluh kiwa, luwar saka prihatin.
14. Papadoning mripat tengen, arep ninggali kekasihe.
15. Papadoning mripat kiwa, arep kasusahan.
16. Wrejilane mripat tengen, arep nangisi wong mati.
17. Wrejilane mripat kiwa, arep ninggali wong saka desa.
18. Pipi tengen, arep dipanggawe wong.
19. Pipi kiwa, arep ketemu kekasihe.
20. Irung sisih tengen, arep oleh arta kalal.
21. Irung sisih kiwa, arep ketemu kakasihe.
22. Lambe tengen nduwur, arep oleh srama ( pangan ).
23. Lambe tengen ngisor, arep kepenak awake.
24. Lambe kiwa nduwur, arep rasan karo sanake.
25. Lambe kiwa ngisor, arep oleh pegaweyan becik.
26. Tengah lambe nduwur, arep tukaran.
27. Tengah lambe ngisor, arep mangan enak.
28. Kuping tengen, arep ketemu sanake.
29. Kuping kiwa, arep nemu ujar becik.
30. Janggut tengen, arep dimumule wong agung.
31. Janggut kiwa, arep ketemu wong agung diparingi pegaweyan.
32. Gulu tengen, arep lara epeh.
33. Gulu kiwa, arep lara nanging gelis waras.
34. Pundhak tengen, krabate nemu lara.
35. Pundhak kiwa, arep dimumule wonng wadon.
36. Pundak kiwa tengen, arep lara.
37. Bau tengen, arep tukaran.
38. Bau kiwa, arep lara.
39. Geger tengen, ana wong teka utang duit.
40. Geger kiwa, arep nemu kabegjan.
41. Ula - ula, arep lara utawa susah.
42. Dhadha tengen, arep ketemu kekasihe.
43. Dhadha kiwa, arep weruh wanita ayu banget.
44. Dhadha ing tengah, arep oleh kabegjan.
45. Susu tengen, arep oleh arta.
46. Susu kiwa, arep katekan mantri.
47. Weteng tengen, arep olih rejeki akeh.
48. Weteng kiwa, arep oleh arta akeh.
49. Puser ( wudel ), arep oleh kanugrahing Allah.
50. Kekempong tengen, arep oleh wanita.
51. Kekempong kiwa, arep duwe anak.
52. Atine, arep oleh arta.
53. Tangan tengen utawa kiwa, arep oleh arta.
54. Epek - epek tengen, arep oleh arta.
55. Epek - epek kiwa, arep oleh babathen saka dol tinuku.
56. Lengen tengen, arep oleh rejeki.
57. Lengen kiwa, arep oleh arta.
58. Sikut tengen, atine nemu ora kepenak.
59. Sikut kiwa, arep oleh duduka.
60. Driji manis tangan tengen, arep oleh arta.
61. Driji manis tangan kiwa, arep oleh wanita.
62. Jenthik tangan tengen, arep dipupu wong.
63. Jenthik tangan kiwa, arep tinampan dening wong.
64. Sela - selaning driji tangan tengen, arep oleh seneng.
65. Sela - selaning driji tangan kiwa, arep kiasihan wong gedhe.
66. Jempol tangan tengen, arep oleh bojo becik.
67. Jempol tangan kiwa, arep oleh jodho.
68. Panuding tangan kiwa, arep kawirangan.
69. Panuding tangan tengen, arep oleh pagaweyan.
70. Panunggul tangan tengen, arep lara.
71. Panunggul tangan kiwa, arep susah.
72. Lambung tengen, arep nemu susah.
73. Lambung kiwa, arep muring - muring.
74. Bangkekan tengen,arep oleh kabecikan.
75. Bangkekan kiwa, arep nduweni asih marang wong liya.
76. Purus tengen, arep jimak.
77. Purus kiwa, arep dadi pangulu.
78. Bokong tengen, arep ana wong kang teka.
79. Bokong kiwa, sihing Allah arep teka.
80. Yen kang kaduten wanita, bokong tengen utawa kiwa, wanita mau arep oleh guru laki ( bojo ).
81. Pupu tengen, arep lumaku utawa tetemon karo wong wadon.
82. Pupu kiwa, arep ana wong anggawa arta. Yen lara ana wong anggawa tatamba.
83. Cicingklok tengen, arep dimumule wong.
84. Cicingklok kiwa, arep oleh arta.
85. Wentis tengen, arep tukaran.
86. Wentis kiwa, arep ketemu sanake.
87. Gares tengen, arep lulungan.
88. Gares kiwa, arep diundang wong.
89. Dlamakan tengen, arep nemu serik.
90. Dlamakann kiwa, arep diundang wong.
91. Sela - selaning driji sikil tengen, arep oleh gawe.
92. Sela - selaninh driji sikil kiwa, arep oleh jodho.
93. Sikil tengen utawa kiwa, arep oleh arta utawa karawuhan priyayi.
94. Wawadine, duwe karep ora bisa kawetu.
95. Jubur, nemu lara.
96. Gorokan tengen, arep nemu bebaya.
97. Gorokan kiwa, arep nemu kasusahan gedhe.
98. Githok tengen, arep nemu untung.
99. Githok kiwa, arep weweh.
100. Pagelangan tangan kiwa, arep kinasihan wong agung.
101. Pagelangan tangan kiwa, arep oleh wahyu becik.

Tentukan Saja Pilihan Dan Jangan Pernah Menyesalinya


Titik Akhir


Di balik titik temu ada rahasia semesta dalam andil menyatukan kita. Tapi untuk menjadi satu,ada dua yang harus melebur dari kekerasan hati yang masih belum mau membaur. disitulah kita terbentur dengan kemauan kita yang masih simpang siur melewati batas suatu jalur.

Dan entah siapa korban dari berakirnya cerita ini..!

Disatu sisi ada aku dan ketetapanku. Ingin jadikan kita yang tak hanya cerita biasa,namun cerita sepanjang massa. Di sisi lain ada kamu yang juga dengan ketetapanmu. Membiarkan dirimu ikuti alur. Beberapa persimpangan kita lewati,beberapa keputusan besar kita ambil;tak jarang mengorbankan ego hati. dan kini sampailah kita pada titik ini. Persimpangan yang lain,Tanda tanya besar yang lain.

Ada beberapa hal yang tiba-tiba berubah menjadi kegaduhan tak terfahami,dan tak lagi membawa kecocokan. Seperti sudah lelah mengalah,kita tak mampu bersepakat untuk memilih arah dan hanya ada jalan tengah yaitu BERPISAH.

Tapi ya sudahlah, aku sangat bahagia memiliki kenangan besamamu begitu juga dengan perpisahan ini aku cukup bahagia dengan jalan yang sekarang. Semoga kebahagiaan akan selalu menyertai jalanmu,dan juga jalanku.. Amiiiin




Terimakasih Atas Semuanya